Nama yang tertulis berbeda antar dokumen — "Moch." di KTP tapi "Mochammad" di ijazah — bisa menghambat pendaftaran kerja, haji, hingga pencairan dana. Surat pernyataan satu nama menyatakan bahwa kedua nama tersebut adalah orang yang sama.
Salin dan sesuaikan bagian dalam tanda kurung siku dengan data Anda.
SURAT PERNYATAAN SATU NAMA Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama (sesuai KTP): [nama di KTP] NIK : [16 digit NIK] Alamat : [alamat lengkap] menyatakan bahwa nama [nama variasi 1] yang tercantum pada [KTP] dan nama [nama variasi 2] yang tercantum pada [ijazah/akta/dokumen lain] adalah benar SATU ORANG YANG SAMA, yaitu saya sendiri. Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya untuk keperluan [pendaftaran haji/pekerjaan/lainnya]. [Kota], [tanggal] Materai 10.000 [nama & tanda tangan] Mengetahui, Ketua RT [xx] Ketua RW [xx]
Tidak — surat ini hanya menyatakan dua penulisan nama merujuk orang yang sama. Perubahan nama resmi harus lewat penetapan pengadilan negeri.
Instansi umumnya mengacu pada KTP/KK terbaru. Surat pernyataan menjembatani dokumen lama yang tidak bisa diubah, seperti ijazah.
Catatan: format surat, persyaratan, dan alur pengesahan dapat berbeda di tiap kelurahan/desa dan daerah. Panduan ini menjelaskan praktik yang umum — selalu konfirmasi ke pengurus RT/RW atau kelurahan setempat untuk ketentuan yang berlaku di wilayah Anda.
Untuk Warga
Jika RT/RW Anda memakai KantorRTRW, isi formulirnya di aplikasi, pengurus menandatangani secara digital, dan PDF resmi ber-QR siap diunduh — biasanya dalam hitungan jam.
Untuk Pengurus RT/RW
Warga mengisi datanya sendiri, Anda tinggal meninjau dan menyetujui. Gratis untuk memulai, aktif dalam 5 menit.